Vaksin Dipertanyakan?
Mengomentari pertanyaan wawancara (Tugas Kuliah Teknik Wawancara)
Mengomentari pertanyaan wawancara (Tugas Kuliah Teknik Wawancara)
Dalam darft yang dipertanyakan dalam wawancara tersebut
sudah dapat dikategorikan sebgai pertanyaan yang cukup mumpuni. Namun alangkah
bainya lebih terfokuskan kepada pertanyaan-pertanyaan yang hanya terfokuskan ke
pokok pembahasan, yakni “Vaksin yang dipertanyakan”. Jadi poin-poin yang tidak
perlu dibahas seperti apakah penyedia di india yang membuat vaksin itu bersedia
bahwa produknya dibedah dan diteliti untuk memastikan keraguan yang terjadi.
Selanjutnya
fokus pembahasan yang dipertanyakan seharusnya memang fokus pada pokok
tersebut. Sehingga pertanyaan ideal menurut penlis ialah menanyakan apa
penyebab vaksin tersebut diragukan dan dipertanyakan oleh masyarakat, apakah ada
atau bagaimana langkah preventif yang dilakukan pihak terkait untuk mencegah
penolakan dan pemberontakan tersebut, bagaimana cara bio farma atau penyedia
vaksin dalam menangani kasus tersebut, selain alasan pokok tentang permasalahan
isu halal apakah ada faktor lain yang menyebabkan vaksin ini dipertanyakan oleh
sebagian masyarakat di Indonesia, daerah mana sajakah isu ini berkembang, apa
lan
Selebihnya
pertanyaan tambahan yang diharapkan bisa menjadi penunjang informasi sekitar
vaksin tersebut bisa diminimalisir. Seperti pertanyaan yang menyoroti aceh. Dimana
menurut penulis cukup saja dipertanyaka seperti daerah mana yang dirasa paling
besar mengahdapi penolakan dan keraguan, apa penyebabnya dan bagaimana
solusinya? Sehingga hal tersebut tidak terlalu menjurus terhadap suatu daerah,
biarkan narasumber yang pada akhirnya mengarahkan jawabannya terhadap suatu
daerah tertentu, sehingga pewawancara tetap terlihat netral tanpa terkesan
memojokkan daerah tertentu.



Tidak ada komentar:
Posting Komentar